Selasa, 14 Juli 2009

Sahabat, terkadang diakui ataupun tidak tapi secara jujur kita sering melupakan nikmat-nikmat yang ditelah diberikan kepada kita terutama nikmat sehat.

Kita kadang baru sadar setelah terkulai tidak berdaya karena sakit, menatap hari demi hari yang terasa begitu lama.

Begitu juga saya kemaren, 2 hari terkulai lemas dan ternyata pada saat itu tersingkap kurangnya rasa syukur selama ini atas nikmat sehat yang telah Allah anugerahkan begitu indahnya.

Sahabat,ada banyak hikmah yang menarik bagi orang yang sakit, diantaranya kalau kitanya sabar dan ridho sakit bisa jadi penggugur dosa-dosa dan peninggi derajat. Hakikatnya sakit atas izin Allah terjadinya dgn berbagai macam syariat penyebabnya. Karna semuanya atas izin Allah, kita sebagai makhluk mesti ikhlas,ridho dan doa mesti menyertai kita selama sakit sambil trus berikhtiar utk sembuh (berobat).

Nabi Ayyub dulu ketika ditanya kenapa beliau bisa iklash dan ridho atas penyakitnya yang demikian berat dan lamanya beliau menjawab ini blom seberapa dibanding nikmat Allah yang telah diberikan kpd saya. Subhanallah,sebuah keyakinan yang begitu bulatnya.

Sakit ternyata bisa menjadi pendekat kepada Allah.

Satu hal pengalaman yang baru saya dapat kemaren waktu saya berobat ke dokter dan ingin saya bagi keteman-teman adalah sebuah nuansa baru dari dokternya. Mungkin ada juga teman-teman yang pernah mengalaminya yaitu begitu saya masuk dan mengucapkan salam ke dokternya, saya lihat dokternya lagi baca tafsir Quran.
baca juga kerja keras adalah energi kita



Tidak ada komentar:

Posting Komentar