Selasa, 08 September 2009

Hikmah Shaum: Indahnya Berbagi



Sahabat, berbagi itu indah. Tentu saja berbagi yang baik-baik ya he…he…. sabtu,5 september 2009 kemaren saya dan teman-teman mengadakan acara berbuka shaum bersama dgn sahabat-sahabat kita yang tuna netra sekaligus mengunjungi percetakan Al Quran Braile dan menyerahkan dana wakaf dari para sahabat untuk pembuatan Al Quran Braile.

Sahabat Jujur, sebelumnya saya belum tahu itu Al Quran braile itu seperti apa,tadinya dalam benak saya mungkin hurufnya sama dgn Al Quran yang biasa kita baca cuma hurufnya yang timbul he…he……(maklum kurang gaul ni) ternyata jauh dari yang saya bayangkan. Huruf – hurufnya hanya berupa titik – titik aja seperti huruf braile yang biasa kita lihat, tanda tajwidnya juga begitu berupa titik-titik. Jadi bisa dibayangkan panjangnya barisnya.

Al Quran Braile ini dicetaknya per judz, 1 judz itu rata-rata 100an halaman, ada yang kurang dan ada yang lebih.
1 Mushaf ( 30 judz ) itu beratnya kurang lebih 25 Kg ( kebayang kan tu …he….he..bandingin aja dgn punya kita yg bisa masuk saku soooo…..nikmat mana lagi yang kan kau dustakan). Makanya kalau ada yang mau ngundang acara baca Quran bersama misalnya, mesti dikasih tahu dulu judz berapanya yang mau dibaca he…he….

Yang kami kunjungi kemaren percetakannya di Jl. Pajajaran bandung. Sedangkan wakafnya kami serahkan ke LSM Ummi Maktum Voice yg sangat konsen sekali dalam pemberantasan buta huruf Al Quran Braile ini. Mereka kerjasama dgn percetakan ini untuk mencetak Al Quran Braile, trus mereka mendistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia dan mereka melakukan pembinaan juga kepada para tuna netra dalam hal pemberantasan buta huruf Al Quran Braile ini.
Kalau ada dari rekan-rekan yang sangat membutuhkan Al Quran Braile atau mau berwakaf utk mencetak Al Quran braile ini silahkan menghubungi mereka atau bisa juga via saya nanti saya bantu.

Pada kesempatan silaturahim kemaren saya mewakili teman-teman menyerahkan wakaf untuk pembuatan Al Quran Braile, Alhamdulillah kemaren terkumpul 162 judz atau sekitar Rp. 8.910.000; . Biaya pembuatan per judznya sebesar Rp.55.000;
Coba lihat jumlah dana yg terkumpul angka cantik ya he…he…., mudah-mudahan Allah menganugerahkan kecantikan hati kepada teman-teman yang sudah ikutan berwakaf kemaren dan semoga Allah mengalirkan pahala yang tiada terputus kepada kita semua,amin.

Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah mempercayakan kepada saya utk mengumpulkan dananya walaupun mayoritas yang berwakaf kemaren blom pernah bertemu dgn saya. Jangankan bertemu melihat wajahnya juga belum pernah ya he…he…. Alhamdulillah amanahnya udah saya sampaikan. Mudah-mudahan walaupun kita belum pernah ketemu didunia tapi semoga diakhirat nanti dipertemukan Allah disurga-Nya syariatnya dgn wakaf bersama ini.Amin

Sahabat coba bayangin wakaf itu pahalanya mengalir terus menerus selama yang kita wakafkan itu masih dimanfaatkan, kemudian bayangkan amal di bulan ramadhan itu dibalas Allah hingga tak terhingga banyaknya. Jadi kenapa ndak mau ikutan,hayu yang blom ikutan ni tunggu apa lagi he…he…... Tapi sedekah itu berat kawan, setannya canggih-canggih dan terlatih, suka ada aja alasan supaya ndak jadi. Bener ya ?

Mesin yang digunakan dipercetakan yang kemaren kami kunjungi itu menurut pimpinan percetakannya merupakan sumbangan dari UNESCO dulunya, jadi udah tua banget. Serah terimanya juga dulu masih sama Soekarno dan kondisinya waktu diserahkan ke Indonesia waktu itu udah bukan baru lagi,udah bekas la kasarnya he…he….. Didunia dulu katanya cuma ada 8 trus disimpan ditiap kawasan masing-masing 1. nah yang sekarang masih ada dan bisa dipakai tinggal yang kemaren kami kunjungi aja,sisanya udah almarhum semua. Jadi yang ini the only one in the world.

Habis lihat proses pembuatan Al Quran Braile kemaren kami sempat lihat – lihat ke asrama saudara-saudara kita yang tuna netra di wiyataguna, selain mendapat materi pelajaran pada umumnya mereka juga dapat kegiatan keterampilan ada yang pijat ( ini yang banyak diikuti), ada kesenian (nasyid, trus belajar gamelan dsbnya gitu), ada juga keterampilan lainnya kayak bikin keset gitu dll.

Subhanallah, dari cerita Kang Salim yang memandu kami (beliau tuna netra juga) kegiatan teman-teman kita dsana ndak jauh beda dgn kegiatan kita pada umumnya. Waktu 17 agustusan kmrn dsana ada kegiatan sepak bola (coba bayangin tu gmana gmana cara tahu posisi bolanya…he….he….) kepikir ndak ? dibolanya dipasang bunyi-bunyian kayak bel gitu jadi yang mereka kejar suara itu he…he…. Trus tahu gawangnya gmana coba ? Ditiang kedua tiang gawangnya ada yg mukul2 bunyi2an gitu kayak gendang,botol dsbnya. Jadi tendangannya diarahkan ke tengah diantara bunyian itu. Kebayang kan ? asyik kelihatannya ya he…he…. Jadi pengen nonton ni, acara 17an tahun depan nanti ksana yuk. MAU ?

Kemudian yang bikin saya kaget juga dsana, baru kali ini saya lihat tuna netra lari-lari,biasanya kan jalan pake tongkat gitu ya. Ternyata pepatah ala bisa karna biasa itu benar adanya. Mereka udah hapal tu trayek asramanya, jadi tahu dmana bisa santai dan dmana mesti hati-hati,ya walaupun terkadang ada juga yang terjun bebas,katanya.
Habis ke percetakan Al Quran Braile trus jalan-jalan keasrama mereka habis itu kita menuju sekretariat mereka untuk acara buka puasa bersama.

Subhanalah buka puasa kali ini sangat bermakna sekali khususnya bagi saya pribadi, unforgettable lah pokoknya. Ada yang mau bergabung ?
Sahabat kalo kita makan dengan yg udah biasa “ kenyang” itu biasa, tapi kalo kita makan dengan yg jarang pernah merasakan “kenyang” itu luar biasa.

Ayolah,dari pada buka shaum di mall,restoran cepat saji,rumah makan mewah,food court dll sesekali hayu kita menikmati buka shaum bersama saudara-saudara kita di panti asuhan, rumah singgah,panti jompo dll. Tataplah kecerian dimata dan hati mereka dan kemudian sampaikan dgn tulus I LOVE YOU FULL my brother.

3 komentar:

  1. iyahh walau niat nya pengen ikut ..apa daya yg punya acara melupakan neghh hehehe
    gag apa apa ...niat baik semoga telah tercatat yah mas hehehe
    doakan saja saya DKK kesana menengok juga

    BalasHapus
  2. Iya ni, sorry jadi tertinggal kereta ya. kamu sih kelamaan wiridannya. he...he....
    Insya Allah nanti saya juga mo silaturahim lg ksana.

    BalasHapus
  3. assalam...
    tolong donk mas di sms kan alamat yayasan tuna netra dibandung itu, soalnya saya punya anak yg tuna netra, saya ingin dia dapat belajar al-quran braille. no telp saya 085840018426 or 081263581981. thx ya mas
    wassalam Fahrul

    BalasHapus