Rabu, 10 November 2010

Leadership: Menciptakan Perubahan Positif


Mengubah pemimpin sama dengan mengubah organisasi, segala hal bangkit dan jatuh karena kepemimpinannya. Pemimpin yang tidak berubah sama dengan organisasi yang tidak berubah. Hal pertama yang sangat penting dalam mengubah sebuah tatanan baru adalah mengubah para pemimpinnya. Setelah pemimpin berpikir tentang perubahan dalam dirinya maka dia akan memahami tantangan untuk mengubah orang lain. Semakin banyak kita berubah maka semakin besar kemungkinan kita menjadi alat perubahan dalam kehidupan orang lain. Kalau kita ingin jadi sarana perubahan maka kita sendiri yang harus berubah terlebih dahulu. Oleh karena itu untuk menjadi seorang pemimpin kita harus memelihara seumur hidup sikap mau menerima gagasan baru, kualitas kepemimpinan yang akan kita berikan tergantung pada kemampuan kita untuk mengevaluasinya.

Pemimpin merupakan sarana perubahan ketika mereka secara pribadi berubah dan memahami perbedaan antara berubahan baru dan perubahan yang diperlukan. mereka harus berada didepan untuk mendorong dan menumbuhkan perubahan serta menunjukkan jalan untuk mendatangkan perubahan tersebut dengan mempertimbangkan berbagai aspek termasuk psikologis. Tidak ada yang lebih sulit untuk ditangani,lebih berbahaya untuk dilakukan atau lebih tidak pasti dalam keberhasilannya daripada memperkenalkan perubahan. Perlawanan terhadap perubahan iniversal sifatnya yang menyerang semua kelas dan budaya. Banyak orang yang berpendidikan tinggi, setelah dihadapkan dengan kebenaran ia tidak bersedia merubah pikirannya. Melawan perubahan secara tidak langsung bisa mempengaruhi kesehatan dan kehidupan seseorang.

Melawan perubahan yang dilakukan oleh banyak orang disebabkan oleh banyak hal diantaranya:
1. Perubahan tidak dimulai oleh diri sendiri
2. Rutinitas terganggu
3. Perubahan menciptakan rasa tasa takut kepada apa yang tidak diketahui
4. Tujuan Perubahan yang tidak jelas
5. Perubahan menciptakan rasa takut akan kegagalan
6. Imbalan untuk perubahan tidak seimbang dengan upaya yang dituntut oleh perubahan
7. Orang terlalu puas dengan cara yang ada
8. Perubahan tidak terjadi kalau orang berfikir negative
9. Pengikut kurang hormat terhadap pemimpin
10. Pemimpin rentan terhadap perasaan kritik pribadi
11. Perubahan bisa berarti kerugian pribadi
12. Perubahan memerlukan komitmen tambahan
13. Pikiran picik menolak penerimaan atas gagasan baru
14. Tradisi melawan perubahan

Keberhasilan seorang pemimpin dalam mendatangkan perubahan hanya akan terjadi kalau waktunya tepat. Orang berubah ketika merasa cukup sakit sehingga harus berubah; cukup belajar sehingga mereka ingin berubah; cukup menerima sehingga mereka bisa berubah. Pemimpin harus mengenali ketika orang berada dalam salah satu tahap diatas walaupun pada kenyataannya suasana tersebut sengaja diciptakan untuk menciptakan sebuah perubahan.

Perubahan bisa dilakukan secara revolusioner maupun evolusioner. Biasanya lebih mudah menyajikan perubahan sebagai sebuah penyempurnaan sederhana dari “cara kita dulu melakukannya “ dan bukannya sesuatu yang besar , baru dan berbeda sepenuhnya. Ketika usul untuk perubahan diajukan dalam organisasi,orang akan jatuh kedalam lima kategori dalam pengertian tentang tanggapan mereka yaitu :
- Inovator adalah pemimpi, yang merupakan pencipta gagasan dan biasanya tidak diakui sebagai pemimpin atau pembuat kebijaksanaan. Prosentasi mereka adalah 2%.

- Penganut pertama dengan prosentasi 10% adalah mereka yang mengetahui gagasan yang baik setelah melihatnya, mereka akan berusaha meyakinkan orang lain untuk menerimanya juga.

- Penganut pertengahan adalah mayoritas, sebanyak 60%. Mereka menanggapi pendapat orang lain dan bisa dipengaruhi oleh hal-hal yang positif dan negative organisasi. Pada umumnya mereka masuk akal dalam analisis terhadap gagasan baru,tetapi cenderung ingin mempertahankan status quo.

- Penganut akhir adalah kelompok terakhir yang mendukung gagasan, sebanyak 20%. Biasanya mereka akan menganutnya setelah mayoritas memperlihatkan dukungan.

- 8 % sisanya masuk Kategori orang terbelakang yang menentang perubahan. Komitmen mereka adalah kepada status quo dan masa lalu, kerap kali mereka menciptakan perpecahan dalam organisasi.

Proses evolusi perubahan yang sukses dalam sebuah organisasi bisa disimpulkan dalam delapan langkah yang harus terjadi sementara organisasi meningkat dari ketidaktahuan tentang perubahan yang diinginkan dan efek yang dibuatnya ke kebulatan pikiran penuh kemauan dan inovasi. Langkah– langkah tersebut adalah masalah ketidaktahuan, informasi, suntikan gagasan, perubahan individu,perubahan organisasi, penerapan secara canggung, integrasi dan inovasi. Setelah langkah diatas dijalankan dan diatasi organisasi sebagai keseluruhan akan lebih bersedia menjalani proses lagi walaupun nantinya akan menjumpai banyak penghadapan – penghadapan dari para pengikutnya.

Pada dasarnya orang tidak melawan perubahan,mereka melawan “kemungkinan diubah”. Hal yang paling penting adalah menciptakan suasana yang akan mendorong orang lain untuk berubah. Oleh karena itu pemimpin harus mengembangkan strategi untuk organisasi yang bisa dilakukan dengan :
- Pemimpin harus mengembangkan kepercayaan dengan orang lain
- Pemimpin harus membuat perubahan pribadi sebelum meminta orang lain untuk berubah
- Pemimpin harus mengetahui sejarah organisasi
- Tempatkan pemberi pengaruh pada kedudukan kepemimpinan
- Periksa dukungan yang diberikan oleh anggota
- Mencari dukungan pemberi pengaruh sebelum perubahan diumumkan
- Mengembangkan agenda pertemuan yang akan membantu perubahan
- Mendorong pemberi pengaruh untuk mempengaruhi orang lain secara tidak resmi
- Perlihatkan kepada orang lain bagaimana perubahan akan mengutungkan mereka
- Beri orang banyak pemilikan atas perubahan

Perubahan bisa menjadi bagian dari orang lain asalkan kita memberikan dan menyertakan informasi yang jelas, tujuan yang menyeluruh, keuntungan dari perubahan, mengikutsertakan anggota dalam perubahan, menjaga komunikasi yang baik, bersifat fleksibel, integritas dan memberikan antusias,bantuan,penghargaan dan pengakuan kepada mereka yang melaksanakan perubahan. Seorang semua perubahan merupakan peningkatan, tetapi tanpa perubahan tidak akan ada peningkatan dan tidak pernah ada kata terlambat untuk berubah.

Stay Cool in http://newmasgun.blogspot.com
Baca juga :
- Leadership : menciptakan Perubahan positif
- Leadership : Nilai Integritas Dalam Kepemimpinan
- Skala prioritas dalam kepemimpinan
- Hukum Kerjsama Tim Yang Efektif
- Leadership : Kekuatan Pengaruh Pemimpin
- Leadership: Kerjasama Tim
- Leadership: Pengantar komunikasi

- Manajemen Konflik dan kerjasama Tim
- Leadership : Pemecahan Masalah



Tidak ada komentar:

Posting Komentar