Jumat, 04 Oktober 2013

Habbatussauda bisa mengobati hepatitis B


Hepatitis B merupakan penyakit infeksi virus yang menyerang hati dan apabila tidak diatasi dengan sempurna akan dapat menyebabkan kerusakan hati dengan komplikasi sirosis hati dan kanker hati.

Ada beberapa test yang dilakukan untuk menilai kondisi penderita Hepatitis B:

1. HBsAg. Apabila tes ini positif berarti menandakan bahwa orang tersebut terinfeksi hepatitis B.

2. SGOT dan SGPT tinggi dapat merupakan tanda bahwa penyakit hepatitis B-nya aktif dan memerlukan pengobatan anti virus.

3. Anti-HBs. Tes ini apabila positif menandakan bahwa seseorang itu pernah menderita hepatitis B dan sudah sembuh atau pernah diimunisasi untuk hepatitis B.
4. HBeAg. Apabila tes ini positif menandakan bahwa hepatitis virusnya sangat infeksius. Bila seorang ibu yang hamil mempunyai HbAg positif kemungkinan penularan sangat besar untuk anaknya.

5. Anti-HBe. Apabila tes ini positif dapat berarti bahwa replikasi virus pada pasien tersebut sudah sangat kecil sekali dan kemungkinan penularan juga akan sangat berkurang dan penyakit mengalami remisi. Akan tetapi apabila anti HBe positif sedangkan HBV-DNA (hepatitis B-deoxyribonucleic acid) masih positif berarti virus hepatitis B mengalami mutan dan penyakit masih berjalan terus.

6. Anti-HBs. Tes ini apabila positif menandakan bahwa seseorang itu pernah menderita hepatitis B dan sudah sembuh atau pernah diimunisasi untuk hepatitis B.

7. IgM anti-HBc. Apabila positif menandakan penyakitnya akut atau terjadi eksaserbasi akut hepatitis B.

Pengobatan Hepatitis B virus membutuhkan obat antivirus yang membunuh virus hepatitisnya, dan juga membutuhkan immunomodulator sebagai penguat daya tahan tubuh agar tubuh dapat melawan virus yang masuk. Pengobatan menggunakan antivirus harus dilakukan dengan telaten dengan pengawasan dan resep dari dokter. Sedangkan immunomodulator didapat dari asupan suplemen dan juga makanan bergizi yang dikonsumsi sehari-hari.

Habbatussauda merupakan zat immunomodulator yang sangat baik untuk memberikan daya kekebalan tubuh dan memperkuat serta melindungi liver dari ancaman infeksi serta kerusakan akibat virus. Sudah dijelaskan dan dibuktikan dengan banyak riset bahwa habbatussauda merupakan zat hepatoprotektor yang sangat baik menjaga dan melindungi liver dari kerusakan.
Demikian, semoga bermanfaat.

Sumber : dr. Insan AN (Eramuslim.com)

Stay cool in http://newmasgun.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar