Jumat, 17 Januari 2014

Rancangan Arsitektur Rumah Tahan Banjir

Sahabat, rumah di Washington, Amerika Serikat, berikut ini tampaknya bisa diterapkan untuk dibangun di daerah rawan bencana di seluruh Indonesia. Setidaknya, rumah ini sudah memenuhi standar dan kualifikasi Federal Emergency Management Agency (FEMA).

Rumah yang dijuluki "Tsunami House" (rumah tsunami) tersebut dirancang sesuai kode bangunan FEMA yang paling ketat dan diklaim sangat aman. Nelson, sang perancang dari Designs Northwest Architects, mengatakan, rumah tersebut penuh dengan hal-hal yang harus dipertimbangkan ketika membangun di daerah berisiko banjir dan gempa.

Proyek ini dimulai pada tahun 2006 dan selesai musim panas lalu. Lokasinya tidak jauh dari tepi laut, Tsunami House berada di zona bencana banjir berkecepatan tinggi. Penduduk yang mendiami kawasan ini diketahui membuka lahan dan memulai proyek Tsunami House sejak 7 tahun silam.
Berbeda dengan rumah darurat yang diperuntukkan korban bencana, Tsunami House justru sangat indah dan memiliki pemandangan memukau, meskipun terletak di daerah rawan bencana, seperti gempa, angin kencang, dan banjir.

Di dalam Tsunami House terdapat ruang-ruang seperti rumah pada umumnya. Hanya saja, di sini penamaan ruang tersebut mengundang senyum. Sebut saja, Kamar Banjir yang berada pada level lebih rendah. Kamar ini dilengkapi dengan dinding yang dirancang sebagai tempat istirahat selama terjadi gelombang air.

"Material Tsunami House seluruhnya terbuat dari bahan tahan air dan dilengkapi dengan furnitur luar ruang tahan lama," ujar Nelson.

Tsunami House disangga oleh sembilan kolom betok dengan tebal 0,6 meter agar air banjir dapat dengan mudah melewati rumah ini. Bagian tersebut merupakan yang terberat dan terkuat dalam menghadapi badai apa pun. Sementara ruang tamu, sesuai dengan Kode FEMA, berada di bagian atas rumah.

Bangunan Tsunami House seluas 207,3 meter persegi yang memiliki ketinggian 9 meter di atas permukaan tanah demi keselamatan.

Sesuai peraturan bangunan FEMA, kamar tidur utama, ruang tamu, ruang makan, dan dapur, semuanya terletak di lantai kedua rumah ini.

Pelapis lantai Tsunami House adalah ubin porselen dengan langit-langit terbuat dari kayu cedar merah, yang menambah cantik suasana.

Di dalamnya terdapat perapian luas yang diatur dengan panel plester yang terinspirasi gelombang banjir. Rumah ini memiliki bukaan besar seperti jendela yang berbingkai aluminium.

Siapa pun penghuni rumah ini akan merasakan kedekatan dengan pantai yang diwakili desir angin, ombak berbisik, kicau burung, dan juga sinar mentari. Seluruh fenomena alam tersebut bisa dinikmati tanpa harus keluar dari rumah yang berada di Camano Island tersebut.

Sumber : properti.kompas.com
Stay cool in http://newmasgun.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar