Rabu, 06 Agustus 2014

Dahsyatnya Bahaya Fitnah

Sahabat, sebuah peristiwa terjadi ketika rombongan Rasulullah SAW beserta sahabat kembali dari perang melawan Bani Mushtaliq pada Sya’ban tahun ke-5 H. Beberapa orang munafik juga turut serta dalam peperangan ini.

Kisah bermula ketika dalam perjalanan pulang, rombongan Muslimin berhenti di suatu tempat. Aisyah RA, istri Rasulullah SAW, yang ikut dalam rombongan, keluar dari sekedup. Kalungnya hilang.

Lama mencari, perhiasan dari mutiara zifar itu tak juga ketemu. Ketika Aisyah kembali ke sekedupnya, rombongan sudah berangkat. Penanggung jawab sekedup pasti mengira bahwa Aisyah masih berada di dalamnya.

Menyadari dirinya tertinggal, Aisyah lantas duduk diam di tempat semula. Dia berharap, ada anggota rombongan yang berbalik untuk menjemputnya. Lelah menunggu, akhirnya Aisyah mengantuk dan tertidur. Pada saat bersamaan, lewatlah seorang sahabat bernama Shafwan bin Muaththal as-Sulami. Shafwan memang bertugas sebagai anggota pasukan paling belakang.

Selasa, 05 Agustus 2014

Penelitian Cara Baru Kurangi Obesitas



Sahabat, epidemi obesitas tidak hanya terjadi di negara maju, tetapi juga negara berkembang. Padahal obesitas merupakan salah satu faktor risiko dari dari penyakit-penyakit degeneratif seperti penyakit jantung dan diabetes.

Para pakar pun terus berusaha mencari cara untuk mengurangi epidemi ini. Bicara mengurangi berat badan, saat ini hanya ada beberapa cara untuk mencapainya, antara lain berolahraga, menjaga pola makan, konsumsi obat-obatan penurun berat badan, atau bedah bariatrik.

Namun sebuah studi baru asal Yale menemukan cara baru untuk mencegah obesitas dan diabetes dengan cara menyasar pada reseptor nuklear pada otak. Studi yang dipublikasi dalam The Journal of Clinical Investigation tersebut menemukan, menghalangi reseptor nuklear yang disebut dengan PPARgamma pada beberapa sel otak berdampak pada menurunnya nafsu makan sehingga mencegah kenaikan berat badan. Peneliti melakukan percobaan tersebut pada tikus.

Senin, 04 Agustus 2014

Mengisi Baterai Isi Ulang Tercepat, 26 Detik

Sahabat, seorang developer teknologi Shawn West mengembangkan baterai AA, A, C dan D dengan kemampuan isi ulang yang sangat cepat. Baterai bisa diisi ulang hanya dalam waktu 26 detik dari nol sampai 100 persen.

Nantinya, West akan mengembangkan teknologi ini untuk penggunaan baterai ponsel seperti dilansir Phone Arena, Ahad (3/8).

West mulai mencari dana atas inovasinya lewat situs pencari dana Kickstarter. West mencari sekitar 10 ribu dolar modal untuk memulai proyeknya ini. Dan sejauh ini West berhasil mengumpulkan sebanyak 9.141 dolar AS dalam tujuh hari. Proyek ini rencananya mulai dikerjakan pada Oktober.

Sabtu, 12 Juli 2014

Cara Bijaksana Berhenti Merokok


Sahabat, mengambil keputusan untuk meninggalkan rokok merupakan suatu keberanian tersendiri bagi Anda para perokok aktif. Sebagian dari Anda mungkin telah mencoba berbagai cara untuk lepas dari kebiasaan merokok, namun tetap saja tidak berhasil mewujudkan tujuan mulia Anda tersebut.

Melalui cara-cara berikut Anda dapat menjalankan proses menghilangkan kebiasaan merokok yang telah menjerat Anda selama ini :

Perjelas alasan Anda berhenti
Berikan alasan yang jelas kepada diri Anda sebelum memutuskan untuk berhenti merokok. Alasan “tidak baik bagi kesehatan” saja bukanlah hal yang cukup. Untuk meningkatkan motivasi, Anda memerlukan alasan yang lebih kuat dan masuk akal bagi diri Anda sendiri. Alasan-alasan seperti : menghindari keluarga dari asap rokok, ingin terlihat lebih muda, menjaga penampilan atau menghindari kanker paru-paru dapat menjadi jawaban dari tujuan Anda tersebut.
 

Pemerintahan “Hamas” Di Mata Warga Gaza


Sahabat, setelah hampir 8 tahun memimpin Gaza termasuk di dalamnya masa blokade, Hamas berada di penghujung pemerintahannya, dan rakyat Palestina tengah menanti pengumuman cabinet pemerintahan Palestina bersatu, yang seharusnya diumumkan dua hari lalu. Beragam komentar dilontarkan di kalangan rakyat Palestina, namun mayoritasnya menyebutkan bahwa pemerintahan Hamas yang mampu menanggung beban yang mungkin tidak mampu dipikul pemerintahan besar sekalipun untuk rakyatnya.

Mahmud Yazji (21) menyatakan kepada koresponden Pusat Informasi Palestina, pemerintahan Hamas mengalami blokade mencekik sejak hari pertamanya memerintah, namun demikian mampu merealisir sejumlah capaian meski sedikit, menurutnya capaian terbesar pemerintah adalah deal pertukaran tawanan dengan membebaskan para tawanan dari penjara Israel, pertukaran ini banyak mendapat sorotan media dan menarik empati dunia.

‘Israel’ Shock Lihat Kemampuan Roket Hamas

Sahabat, kemampuan roket Gerakan Perlawanan Islam Hamas dan gempurannya ke sebagian besar kota-kota Zionis di wilayah Palestina yang dijajah tahun 1948 telah membuat gelisah para pejabat keamanan dan politik ‘Israel’. Sementara itu ketakutan menyelimuti kalangan penduduk Zionis. Mereka terpaksa tidur di bunker perlindungan.

Surat kabar Zionis Yedeot Aharonot menyebut gambaran situasi di permukiman-permukiman Yahudi dan kota-kota Zionis yang mengalami “Shock” melihat kemampuan roket Hamas. Aharonot menyatakan bahwa roket-roket Hamas sampai saat ini sudah bisa menjangkau sejauh 112 kilometer.

Kebanyakan mereka yang di institusi keamanan telah memprediksi roket Hamas hanya menjangkau Tel Aviv. Bahkan jutaan Zionis tidak menyangka roket-roket Gaza sampai ke wilayah tempat tinggal mereka di wilayah utara Palestina yang diduduki ‘Israel’ sejak 1948.