Sabtu, 20 Februari 2010

Rumah Tangga Islam: Jagalah Bahteramu


Karena Kita tak Boleh Berpisah.........
Dalam perjalan bahtera rumah tangga itu...

akan selalu ada pelangi dan mendung
di langit hati kita,........

Disinilah kita laki-laki
suami.....
harus menempatkan akal di atas perasaan kita....

Jika perasaan yang mendominasi jiwa kita
maka jika mendung itu datang
yang akan terjadi adalah hujan....
hujan air mata....

Inilah mengapa banyak perceraian terjadi
karena ego yang merupakan bagian perasaan itu
mendominasi jiwamu....
dan akalmu pun tertutup

Jika istrimu marah
dengarlah.....
demi Alloh dengarlah.....

jangan coba-coba dirimu ikut marah
bahkan lebih marah dari dia......

karena saat itu istrimu ingin menumpahkan
semua isi jiwanya dan ia ingin engkau dengar.......
iya...
dengar

seperti ketika Umar bin Khattab di marahi istrinya ia hanya diam
mendengarkan padahal saat itu Umarlah satu-satunya
Manusia yang setan pun takut padanya karena ketegasan sikapnya.

Tapi ia hanya diam
diam menyimak semua keluh kesah istrinya....

"Karena ia telah melahirkan anakku, menjaganya, mendidiknya.....maka marahnya itu, tak sebesar pengorbanan yang ia lakukan untuk keluargaku..."!!

Itulah jawaban Umar yang menyetak kesadaran kita sebagai suami
bahwa menghargai Istri dengan mendengarnya adalah kebaikan........

Pada Umar kita belajar
mengendalikan ego kita......

Karena pada celah itu Setan akan masuk lewat pembuluh darah kita
mengendalikan perasaan kita.....

dan ujung semua itu
masalah itu menjadi rumit
jika perasaan mu itu mengendalikan jiwamu
maka ucapan kata "Cerai" dari mulutmu
bisa saja terucapkan dan jatuhlah Talak itu.....
maka bertepuk tanganlah para setan disana...

karena secara syariat engkau sudah tak sah lagi
sebagai suami untuk dirinya....

semuanya karena akal tertutup
oleh perasaan kita
oleh ego kita.......

sahabat,
di ujung catatan ini ketahuilah jiwamu
jiwamu laki-laki di dominasi akal

jangan biarkan perasaan mu
dikendalikan oleh Iblis dan bala tentaranya....

Karena Kita tak boleh berpisah.....
tak boleh bercerai........

Spesial buat rekan - rekan yang mau maupun yang sudah menikah, mudah - mudahn bisa jadi renungan kita bersama.

Spesial Thanks atas artikelnya to Hamzah Nasution
Stay cool in http://newmasgun.blogspot.com

Selasa, 09 Februari 2010

Boost Your Grades with Online tutoring

Make your Studying is more easy and fun.
World class online tutoring with An interactive way to learn. Tutorvista.com online tutoring is done using an interactive whiteboard to work problems, simulations, assessments and other tasks. Their sessions are just like working face to face with a tutor. They are just more convenient and fun. You can connect to a tutor instantly or schedule a tutoring session with your preferred tutor and work on building prerequisite skills is whatever subject you need, on the spot and you can get online tutoring in all subjects at an extremely affordable price.

Tutorvista online algebra 1 help students of grade 8,9 and 10 with problems in topics on algebra 1 like exponents,linear equations,ratios and more and you can get unlimited tutoring and homework help with instant help,k-12,college and AP Exams and 24 x 7 private tutoring too for make your studying more nice and easy because tutorvista offers algebra 2 help online to help you too. Solve between algebra 1 problems and algebra 2 problems, work on basic concepts and get help with your algebra 1 and algebra 2 homework too with tutorvista. Study with highly qualified tutors who have many years of experience in tutoring students across grades and they will work with you to ensure that you understand the subject and score well in it.

From quadratic equations to quadratic functions from linear equations to polynomial functions, sequences and series, relation and functions and factorixation, tutorvista intensive algebra 2 tutoring covers all these topics and more. Their algebra 2 tutoring is one on one and personalized and is done at your face and time ensuring that you learn the subject while enjoying it too.

Tutorvista online algebra 1 and algebra 2 tutoring isn't just about working out a few problems and logging off. features like regular homework help and exam prep enable a student to get all the help they needs in the subject. Try they free algebra help demo and interact with their expert algebra 2 tutor.

In fact,tutorvista online algebra 1 answers and algebra 2 answers help in convenient, affordable and effective. It takes place over the internet and the student and tutor communicate through chat,email or instant messaging. They also provide an interactive whiteboard where whatever is being taught can represented visually.
Your studying problems is algebra problems too for help you more fun and enjoy your task.
Enrol for tutorvista algebra 1 and algebra 2 tutoring today and give your grades a boost.

Sejarah Valentine Day dan Kontoversinya


Saat ini fenomena valentine day sudah merasuki para remaja kita, berbagai acara mereka adakan pada hari tersebut dengan dalih hari kasih sayang. Namun sebelum kita ikut dalam suatu kegiatan atau acara lebih dalam lagi ada baiknya kita tahu dulu asal usul peristiwa tersebut agar kita tidak terjebak dalam sebuah kesia-siaan dan keterpurukan akhlak.
Menurut sumber yang sangat dipercaya, Valentine berawal dari sebuah perayaan Lupercalia yang tak lain adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari).

Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda mengundi nama - nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan obyek hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.

Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I (lihat: The Encyclopedia Britannica, sub judul: Christianity). Dan pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St.Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (lihat: The World Book Encyclopedia 1998).

The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidak pernah ada penjelasan siapa St. Valentine termaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.

Menurut versi PERTAMA, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine. Ia adalah seorang Bishop (Pendeta) di Terni, satu tempat sekitar 60 mil dari Roma. Iapun dikejar-kejar karena mempengaruhi beberapa keluarga Romawi dan memasukkan mereka ke dalam agama Kristen. Kemudian ia dipancung di Roma sekitar tahun 273 masehi.

Sebelum kepalanya dipenggal, Bishop (Pendeta) itu mengirim surat kepada para putri penjaga-penjaga penjara dengan mendoakan semoga bisa melihat dan mendapat kasih sayang Tuhan dan kasih sayang manusia. "Dari Valentinemu " demikian tulis Valentine pada akhir suratnya itu. Surat itu tertanggal 14 Februari 270 M. sehingga tanggal tersebut ditetapkan sebagai valentine's Day atau Hari Kasih Sayang.

Versi KEDUA, menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada orang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).

Versi KETIGA, perayaan ini dihubungkan dengan St. Valentine, seorang Pendeta yang hidup di Roma pada tahun 200 masehi, dibawah kekuasaan Kaisar Claudius II. St. Valentine ini pernah ditangkap oleh orang-orang Romawi dan dimasukkan ke dalam penjara, karena dituduh membantu satu pihak untuk memusuhi dan menentang Kaisar. St. Valentine ini berhasil
ditangkap pada akhir tahun 270 masehi. Kemudian orang-orang Romawi memenggal kepalanya di Palatine Hill (Bukit Palatine) dekat altar Juno.

Adapun kebiasaan mengirim kartu Valentine yang sering dilakukan pada saat perayaan hari kasih sayang tersebut, sebenarnya tidak ada kaitan langsung dengan St. Valentine. Pada 1415 M ketika the Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang
St.Valentine 14 Februari, ia mengirim puisi kepada istrinya di Perancis. Kemudian Geoffrey Chaucer, penyair Inggris mengkaitkannya dengan musim kawin burung dalam puisinya (lihat: The Encyclopedia Britannica, Vol.12 hal.242 , The World Book Encyclopedia, 1998).

Lalu bagaimana dengan ucapan “Be My Valentine" Ken Sweiger dalam artikel Should Biblical Christians Observe It , mengatakan kata Valentine berasal dari Latin yang berarti : Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi, to be my Valentine, hal itu berarti menduakan Tuhan (karena memintanya menjadi Sang Maha Kuasa) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Adapun lambang Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod the hunter dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!

Mudah-mudahan bermanfaat dan bisa menjadi renungan buat kita semua, sebelum mengikuti sesuatu alngkah baiknya kita tahu asal usulnya terlebih dahulu agar kita bisa lebih bijak dalam bertindak dan berbuat.

Spesial thanks to Abdul Hakim Dalimunthe
Stay cool in
http://newmasgun.blogspot.com

Rabu, 03 Februari 2010

Tuntunan Shalat Gerhana Matahari dan Bulan


Salah satu shalat sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah saw adalah shalat gerhana, baik gerhana matahari maupun gerhana bulan. Hal ini dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengagungkan- Nya.

Aisyah radhiyallahu ’anha berkata, ketika Rasulullah saw masih hidup, pernah terjadi gerhana matahari. Rasulullah saw pun keluar menuju masjid. Beliau berdiri dan bertakbir. Mendengar itu, para sahabat pun berdatangan dan berbaris di belakang beliau. Beliau membaca surah yang panjang kemudian bertakbir. Lalu beliau ruku’ cukup lama, namun waktunya kurang dari waktu bacaan pertama. Kemudian beliau mengangkat kepalanya dan membaca, ”Sami’allaahu lima hamidah, Rabbana walakal hamdu (Allah Maha mendengar orang yang memuji-Nya).” Kemudian beliau berdiri lagi dan membaca surah yang panjang, tapi bacaannya lebih pendek dari bacaan pertama. Kemudian beliau saw takbir dan ruku’ yang lamanya lebih pendek dari ruku’ yang pertama. Kemudian beliau mengucapkan ”Sami’allahu liman hamidah, Rabbana walakal hamdu”, kemudian sujud.

Pada rakaat berikutnya, beliau melakukan seperti itu hingga sempurna dengan empat kali
ruku dan empat kali sujud. Setelah itu, matahari tampak sebelum beliau pergi. Selanjutnya, beliau saw berdiri dan menyampaikan khutbah kepada jamaah. Setelah memuji Allah dengan puji-pujian yang layak bagi-Nya, beliau bersabda, ”Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Terjadinya gerhana matahari atau bulan bukanlah karena kematian seseorang atau kehidupannya. Jika kalian melihat keduanya (matahari dan bulan mengalami gerhana), maka bersegeralah kalian mengerjakan shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

I. Hukum:
Sunnah Muakkadah, berdasarkan kesepakatan (ijma’) para ulama.

II. Dalil (Landasan Hukum):
Sunnah Rasulullah saw (Hadits):
1. ”Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah swt. Terjadinya gerhana matahari atau bulan bukanlah karena kematian seseorang atau kehidupannya. Jika kalian melihat keduanya (gerhana matahari dan bulan), maka bersegeralah kalian mengerjakan shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim, dari Aisyah radhiyallahu ’Anha).

2. ”Apabila kalian melihat sedikit dari tanda-tanda Allah SWT tersebut (gerhana matahari dan gerhana bulan), maka segeralah berzikir, berdo’a kepada-Nya, dan memohon ampunan-Nya.” (HR. Bukhari, dari Abu Musa Al-Asy’ariy radhiyallahu ’anhu).

3. ”Jika kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka lakukanlah shalat hingga terang.” (HR. Muslim)

III. Sifat:
1. Pada dasarnya, shalat gerhana (matahari dan bulan) tidak jauh berbeda dari shalat lainnya, lebih mirip dengan shalat subuh, hanya saja dalam shalat gerhana disyariatkan dua kali ruku’ dalam satu raka’at.
2. Shalat gerhana disunnahkan dilakukan secara berjamaah sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rasulullah saw bersama sahabat-sahabatnya.
3. Shalat gerhana dilakukan dengan bacaan yang keras (suara jahr)

IV. Cara Pelaksanaan:
1. Pada rakaat pertama, membaca surah Al-Fatihah dan surah yang panjang, seperti surah al-Baqarah atau yang lainnya.
2. Kemudian ruku’ dalam waktu yang lama, lalu bangkit dari ruku’ dengan mengangkat
kepala seraya membaca ”Sami’allahu liman hamidah, Rabbana walakal hamdu (Allah Maha mendengar siapa yang memuji-Nya. Ya Tuhan kami, bagimulah segala pujian)”.
3. Setelah berdiri, membaca surah yang panjang (lebih pendek dari sebelumnya), seperti
surah Ali Imran atau selainnya.
4. Kemudian ruku’ lagi (untuk kedua kalinya), dengan ruku’ yang lebih pendek dari sebelumnya. Lalu bangkit dari ruku’ dan membaca ”Sami’allahu liman hamidah, Rabbana walakal hamdu (Allah Maha mendengar siapa yang memuji-Nya. Ya Tuhan kami, bagimulah segala pujian)”.
5. Kemudian bersujud sebanyak dua kali, dengan sujud yang lama.
6. Duduk di antara dua sujud tidak lama.
7. Pada rakaat kedua, hal-hal yang dilakukan tidak berbeda dengan rakaat pertama;bacaan, ruku’ dan sujud yang lama.
8. Setelah itu, duduk tasyahhud lalu salam.

Perhatian:
- Apabila shalat gerhana selesai sebelum gerhana berakhir, maka para jamaah melanjutkan dengan zikir, doa dan istigfar, hingga gerhana berakhir.
- Apabila gerhana telah berakhir ketika orang-orang masih shalat, maka shalat tetap dilanjutkan hingga selesai dan tidak dihentikan, namun dikerjakan lebih cepat.
- Jika diketahui bahwa gerhana tidak akan berlangsung lama, maka pilihlah surah-surah—
yang dibaca setelah Al-Fatihah—yang sesuai (menurut Jumhur ulama).

V. Waktu Pelaksanaan:
1. Sejak mulai terjadinya gerhana hingga selesai. Rasulullah saw bersabda, ”Jika kalian
melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka lakukanlah shalat hingga terang.” (HR. Muslim);
2. Apabila gerhana berakhir sebelum melaksanakan shalat gerhana, maka tidak perlu
mengqadha’nya.

VI. Amalan saat Gerhana:
Selain melaksanakan shalat gerhana, dianjurkan pula;
- Memperbanyak zikir dan do’a
- Memperbanyak istigfar (permohonan ampun),
- Memperbanyak sedekah,
- Memperbanyak perbuatan-perbuatan baik lainnya

*) Referensi:
- Al-Mulakhkhash Al-Fiqhiy (Fikih Sehari-Hari) oleh DR. Saleh Al-Fauzan;
- Al-Wajiz fi Fiqh As-Sunnah oleh Syaikh Abdul ’Azhim bin Badri Al-Khalafiy.
- Fiqh As-Sunnah oleh Syaikh Sayyid Sabiq

Sumber : Milis ( MAJLIS AL KAUNY )
Stay Cool in
http://newmasgun.blogspot.com