Sabtu, 27 September 2014

Diet Golongan Darah ?

Teori yang melatarbelakangi diet berdasarkan golongan darah ternyata tidak valid. Riset terbaru oleh peneliti asal Kanada menemukan, diet berdasarkan golongan darah tidak terbukti kebenarannya.

Menurut peneliti senior Ahmed El-Sohemy dari University of Toronto, penelitian yang menggunakan data dari 1.455 partisipan tidak menemukan adanya bukti pendukung teori diet golongan darah. Peneliti juga menemukan, golongan darah tidak ada hubungannya sama sekali dengan kesehatan seseorang.

“Cara tiap individu merespon pola makan tidak ada hubungannya dengan golongan darah. Semua golongan darah mampu menjalani pola makan rendah karbohidrat atau penuh sayuran,” kata El-Sohemy.

Diet golongan darah adalah pengaturan pola makan yang mendasarkan variasi asupan seseorang pada golongan darahnya. Diet golongan darah populer setelah publikasi buku yang berjudul Eat Right for Your Type. Buku ini ditulis seorang naturopath bernama Peter D'Adamo.

Senin, 22 September 2014

Latar Belakang Pendidikan dan Pola Asuh Anak

Sahabat, penelitian terbaru mengungkapkan, apa sebenarnya yang paling orang tua ingin ajarkan kepada anak mereka. Sebanyak 3.000 responden berusia dewasa dilibatkan oleh New Pew Research, selaku pihak penghelat penelitian.

Para responden diminta untuk menjawab 12 pertanyaan mengenai hal-hal yang ingin mereka ajarkan pada anak-anak. Kemudian, 12 pertanyaan tersebut dirangkum menjadi tiga terpopuler. Hasilnya, 93 persen responden mengatakan ingin mengajarkan anak-anak mengenai tanggung jawab.

Rupanya, tak berbatas kisaran usia,  ras, atau politik yang diyakini, sejumlah orang di Amerika menginginkan anak yang bisa diandalkan. Lalu, mereka juga menginginkan anak yang bisa bekerja keras kelak mereka dewasa.

Selasa, 16 September 2014

Bahaya Perut Buncit Bagi Pria

Sahabat, jika dulu orang yang ekonominya makmur digambarkan dengan kondisi perut buncit, kini pria yang memiliki perut buncit justru menunjukkan kesadarannya yang rendah akan gaya hidup sehat.

Jika Anda termasuk dalam orang yang perutnya bergelambir, Anda tidak sendiri. Tetapi Anda jangan bangga dengan lebarnya lingkar perut. Tumpukan lemak di perut harus diwaspadai, karena sejatinya Anda sedang menumpuk bahaya.

Seseorang disebut memiliki perut buncit jika ukurannya lebih dari 95 cm, sementara pada wanita lebih dari 80 cm.

"Lemak di perut bukan terbatas pada lapisan lemak yang berada di bawah kulit (lemak subkutan), tapi juga termasuk lemak viseral yang berada di bawah perut dan menyelimuti organ-organ dalam," kata Michael D.Jensen, ahli endokrinologi dari Mayo Clinic, Rochester, AS.